Semua hal itu memiliki kenangan
Sebenci apapun kamu kini, pada saatnya kamu akan merasakan hening saat menatap matanya yang sayu
Menatap ia merindukan dirimu yang dulu
Yang senantiasa menjadi penyemagat menantang kerasnya waktu
Mungkin kini hati mu masih terisi benci, dengki,
Tapi kenangan tawa itu masih tersimpan rapi dibenakmu
Dan saat kejujuran itu perlu
Kamu lagi lagi tak mampu menyatakanya walaupun pada bayanganmu
Jangan biarkan hatimu ini semakin membencinya
Pandanglah dia serendah hatimu
So sorry...
MY SEPTEMBER WISH :) Memasuki hari ke 11 bulan september, tetap baik, semua masih terpantau sempurna. Sekolah, temen-temen, keluarga, masih aman terkendali.
Sekolah ulangan menanti, tagihan-tagihan nilai pun berderatan mengambil bagian. sejauh minggu ini, sudah melewati matematika, kimia, biologi dan fisika. Belum begitu buruk. :)
Temen-temen. Ada kalanya menjadi pribadi yang lain itu lebih nyaman. Bahkan aku masih nggak sanggup sejujur manusia baru di dunia semu ku. :') Biarlah hariku berjalan seindahnya seturut mau Tuhan-ku Aku berharap aku bisa melewatinya tetap dengan kerendahan hatiku Biarlah aku semakin takut dan berusaha jadi yang terbaik Biarlah yang Ia beri dihidupku, dapat ku jaga, dan ku bahagian selalu :*
Saat matahari dengan hangatnya menyapa pagiku Aku menatapnya dengan penuh raut palsu Saat matahari dengan indahnya tersenyum menyambutku Aku memandangnya dengan penuh iri Akankah senyumku bisa kembali selepas itu Akankah hariku kembali ceria saat mereka yang ku butuhkan pergi? Manusia bukan selamanya hidup di dunia Namun selama kakinya terpijak di tanah harum ini, aku masih berharap mereka yang kusayangi ada di sisi Bukan kehadiranmu yang aku perlu Bukan canda tawa mu yang aku mau Aku membutuhkan hari hariku hangat dan sebahagia ketika kalian disisi Bilapun sekarang kita dewasa Memiliki seribu alasan demi mempertahankan pilihan Aku ingin masih ada aku di senyumu Masih ada kenanganku di dalam hatimu Dan aku yang kini pergi bukan untuk menjauhi matahariku Aku pergi sejauh apapun tak kan ku temukan matahari yang lain Matahariku cuma satu, cuma satu yang juga kini pergi menghindariku
Masa-masa bebas dari pendidikan dasar, mencoba meraih ilmu gemilang bersama Spensalu
:)
Melewati First MOS yang menegangkan *maklum yee, masih poloos
Pake acara sakit segala pas persami,
Mengenal dan mengetahui berbagai spesies manusia di dunia Lumajang kota
Pisaaaaang
*kan awalnya anak sekolah swasta, taunya ya itu2 aja, belajaaaaar mulu –“
Tau rasanya jadi adik kelas yang takut sama kakak kelas.
Belajar mandiri di masa orientasiku.
Dan akhirnya mulai belajar di kelas 7A :)
Berapa minggu kemudian sepucuk surat datang, aku ngga ngerti
maksudnya. Aku bertanya, Guru tatib pun menjawab *sumpah, nggak pingin banget
Beliau yg jawab, sereeem euy
“kamu masuk kelas pilihan, mungkin aksel”
HUAAA.. siapa yang ngga kaget coba? Aku punya mimpi jadi mahasiswi muda, dan
bisa berawal dari situ, senangku bukan main, gindrang-gindrang, ke-hepii-en
haha :D
Tapi suatu hari gagasan baru muncul.
“Sekolah Bertaraf Internasional”
berkedudukan diatas aksel, Internasional!
apa aku senang? Apa aku lebih senang? Apa aku lebih bangga?
ENGGAK
Pikirku : sama aja kali 3 taon sekolah, mending jadi anak reguler.
Tapi pikir orang tua beda lagi, mereka yang, maaf “kolot” tentu bangga, anaknya
menjadi siswi pilihan dari sekian itu.
Dengan gundah hati aku pun yayaya wae! Ukh!
Melewati sekian tes *lagi. Mulai dari tes wawancara English, tes IT, and so on.
Dan itu pun banyak yang gugur hingga kekurangan anak, *dan anehnya, aku lulus.
Heloooooow? Ngga salah apa gurunya?
melewati jalur kedua, lewat 25 besar paralel.
hingga akhirnya berkumpulah 34 siswi “taraf Internasional*apaan!” di kelas 7E
Dapet perlakuan spesial iya, kelas AC, non moving, letak strategis, sarana
lengkap muali dari LCD, komputer, Dispenser, bahkan ruang tidur dikelas.
Tapi tahun ke delapan berkata lain, kita harus kehilangan 10 teman, hingga
tersisa 24.
Mulai muncul gejolak benci, dengan apa itu “SBI” satu dari
teman kita keluar, tinggal 23, dan kita iriii buanget, dia bisa free. Kita
serasa di kekang, lho!
Dan semester ke 4 inilah mulai ada yang namanya 8F community atau bascom :D
Haha, yang anehnya, kita dianggap “aneh” sama teman-teman
penuntut ilmu di kelas lain, dianggap sok elit, dianggap spesial, di iriin
semua. Hey Guys! Tau nggak kalian gimana kita yang iri banget sama kehidupan
pembelajaran kalian, ngga di kekang, ngga di tuntut ini itu sam bapak/ibu guru,
kayaknya enak gitu sekolah. Ngiri banget rasanya, dan akhirnya kita “menggila”
dengan Baskom => Barisan Anak Sinting Community.
Bascom kerjaannya :
1. Nongkrong di kantin, sama mama (pedagang kantin paling kanan) sama mama
tante (penjual tempura dan ramuan pepsi, haha), sama budhe (penjual somay),
sama mama met (penjual aneka nasi yang lezzaaat beud), ngga lupa mbak ida
(penjaga kopsis).
2. Bikin barisan geje (kaya anak TK) buat kemana-mana. *kekantin aja bur
seleburan :D
3. Jalaaan jalaaaan haha :D
Bayangin, setiap weekend, kita ngabur dari sekolah, ke laut lah, ke gunung lah,
ke air terjun lah, ke pure lah, ato Cuma pengen jalan-jalan aja ke senduroo haha.
Gitu ngaburnya pake acara manjat pager sekolah sama ngrayu satpam penjaga
gerbang, nah lo?!
4. Lingkar Curhat tiap bulan, dimana kita bikin bunderan di belakang kelas dan
curhat satu sama lain
5. Cari Beskem, haha, di kantin beskem satu, di kelas beskem dua, di atap
sekolah (ada tempat tersembunyi) itu beskem tiga :D gilaaakkk :DD
6. Having Fun, mulai dari liat film di LCD, bikin jadwal chat bareng, bikin keluarga
keluargaan *keluarga poligami :D
daaaaaan banyak deh, hepii banget, sekolah udah kayak surga sendiri :D
Hingga akhirnya malapetaka datang. Di grade 9 kita
dipindahkan, ke kelas sampah *lagian kaya gudang!* di pojokan, udah, pokoknya
kaya di sembunyiin sekolah.
hancur rasanya hati kita, sarana ngga karuan, tuntutan makin banyak, dan
kehilangan sahabat kita Dinda Kintchen.
Awal semester terpecah kita jadi dua, anak aktif, dan anak
pintar *nah loh
Makin lama bukan makin akur, tapi makin ancur, dengan munculnya kubu-kubu
penghianat, huoah :@
makin pecah, makin bikin kubu, makin ngga karuan, makin kenal satu sama lain,
makin punya musuh, makin benci orang, aaahh kiamatnya Zona deh (Zona 9a).
Tapi seiring berjalannya waktu, kita sadar, kita ngga bisa
pecah gini, kita jadi satu lagi, walau beberapa masih canggung, tapi kita mau
usaha. Dan Zona meraih sukses! Ikut sisterschool ke Jogja, ikut Hip Heart *dan
jadi instruktur tiap sabtu*, dan kembali akrab.
Setelah masa SMA kita sadar, 3 tahun bersama bukan waktu
yang singkat, bukan memori yang bisa dengan mudahnya kita lupakan. Disana kita
menemukan makna teman sejati, makna diperhatikan dan diberi perhatian.
Semuanya ngga akuan ku lupa, Love U Guys! :)
MY GALERY WITH ZONA SPENSALU
indahnya kita jadi satu guys ♥ bascom :)
ini pas mau ke selokambang hahah :D
ini setelah hip heart se kab lumajang @alun2 :D
ini zona lagi bikin background mading => melambangkan banyak tangan tapi satu :)
ini pas sisterschool with students of SMP 1 Muntilan :D
ini pas di senduro, haha, setelah menempuh JALAN KAKI di tepi jurang selama 3 jam!
foto zona terakhir, saat pembuatan BTS, ouuh miss u so much guys! :*
Teteeep, masih di SmaDa Lumajang, #belum pindah dan
dipindahkan -.-
belajar di kelas IPA, horaaay :D ipa dua => Garuda (Gerakan Pemuda Ipa Dua)
dengan 33 penuntut ilmu yang lain, yang jago jago, yang pinter pinter, yang
punya jiwa leadership good beuud :D => isi nya anak sibuk semua sih, belasan
perumpun Osis, ketua MPK, anggota aktif Pramuka, n ketua ketua ekskul pada
ngumpul di kelas, entah ada angin apa pada ngumpul gitu -.-
Sturuktur kelas awal :
nama kelas : Mozilla FireFox
*entah apa artinya, pokok si rubah rubah gitu de
1. Wali kelas : Ibu. Indri
2. Ketua kelas : Abdi Nur Utomo (si
nomer satu *absennya, hih*)
3. WaKet kelas : Chikoo
4. Bendahara : Lily tukang bubuk sama
Laras Ratu Gombal
5. Sekretaris : Erina dan Firman
Cuman Firman :D
Lalu, angin topan dataaaaang.. jieileeee, nggak nggak, :D
tiba-tiba banyak yang berkecimpung di Osis, Abdi yang alay, sama Teh Maya si
ibu hamil Malesye nyalonin jadi Ketua MPK atau DPR Smada, Carina Imun dan
beberapa kawanannya bersibuk ria di Osis. Dirombak deeh kepengurusan kelas
nyee..
Struktur kelas baru :
nama kelas : Garuda (Gerakan
Pemuda Ipa Dua)
1. Wali kelas : tetep dong, Ibu
Indri
2. Ketua Kelas : Chikoo *ceeilah, naik
jabatan, tapi kadang kita pada lupa, ingetnya di Abdi muluu,
3. Waket kelas : untuk sementara TIDAK
ADA *kayanya ngga untuk sementara deh --
4. Bendahara : tetap
5. Sekretaris : tetap hhehe
Tiga puluh empat manusia disini tergolong manusia kompak,
kompak ngga ngerjain pe’er, kompak nyari alasan biar ngga jadi ulangan, kompak
godain, dan hobi baru suka bikin forum Raja Gombal, kekekekeh :D
Disini beranekaragam suku, ras, agama, budaya, dan adat. Haraa :D
tapi masih dapat ditolerir dan masih jadi satu membangun kelas yang baik, haha,
punya sifat beda-beda ngga masalah, asal ngga macem-macem, ada yang hobinya
nyanyi fals, nyanyi punk, nyanyi lagu galauu, ngga suka nyanyi *nah lo?, rame,
usil, males, rajin, cereweet, hobi godain, ngondek *aduh siapa euy?, disiplin,
daaaaan lain-lain.
haha, yang pasti pantes dikangenin lah. :*
Haha, sekian deh keberutungan saya di Grade 11th ini, semoga
ngga Cuma dapet ilmu, tapi dapet temen yang baikk pula. :))
*eh, apa kebalik ya? Kayaknya malah dapet temen doang????:DD
MY GALERY WITH GARUDA :D
Perintah buat kami adalah kerja bakti dan berkebun, apa daya namanya anak muda, malah merusak tanaman :D
nah looh? malah makin banyak yang nimbrung foto, ngga inget apa si ibu guru lagi nunggu hasil berkebun? :D
PAGI SENDU..
Perasaan cmapur aduk antara seneng, bangga, terharu, dan takut jadi peserta
didik Smada.
melewati hari-hari Masa Orientasi menyebalkan di sekerumun anak yang diberi
sebutan panitia “Resilent” *sumpah nyari ini susah bener tauk. Apaan coba, ngga
mudah di tafsir manusia grade 10, dodol.
Disana dibina kakak pendamping yang baik, kakak Ira, ada
juga kak Luhung si.
lalu dengan asal membuat struktur kelas, padahal pada kenal juga enggak
Struktur asal asalan :
nama kelas : 10-3 => Excthreem
(Excelent Three Comunity)
1. Ketua Kelas : ‘Ammar Faiz
2. WaKet Kelas : Icha Fahrunisha
3. Sekretaris : Chacha Hamiddun
4. Bendahara : Dina Ajeng
5. Pengurus melulu : Imooooooo yang baik banget, yang dengan sabar jadi apa
aja, ketua, sekretaris, bndahara
u.u
Ngga disangka dari kelas ini aku mulai cinta Smada, seneng
dikelas, betah di kelas, hehe
selain para peserta didiknya yang makin lama makin abis, *ilang 4 boo’ kita
juga dibilang kelas terkompak, nah lo, gimana ngga seneng tuh. :D
Temen-temen yang baik, yang mau berbagi, yang perhatian
banget, yang selalu nanyain isi hati kalo muka lagi suntuk, yang isinya anak
anak unik, beragam sifat dan kepribadian, merkubu-kubu tapi satu lhoo :D
haha.
Sempet kangen kalo kita pada narsis, kita aktif ikut segala
macem cuma buat nampang dan banyakin foto, mulai dari jalan santai*malah foto
di adipura, padahal ga kesana jalurnya*, aktif dan heboh jualan di Bazzar, de
el el deh. Latihan Dance, latihan perkusi, bikin foto sok sok punya sanggar
seni, en so on.
haha, ngangenin kalian semua guys.
Haha, terimakasi semua, i lov yu ful :DD
MY GALERY OF EXCTHREEM
ini pas lompa demoo haha :D emang bakat jadi pendemo :D
ini mau penilaian renang haha, sempet aje yee :DD
ini pas jalan santai, sebagai kelas terpilih, eh kita malah melencengkan jalan buat take "some" picture :D
ini pas abis olahraga, capek capek harus nya pan istirahat atuuuh --"
ini pas penilaian mulook semester satu, ak jadi orang desa euuy :D
dari EXCTHREEM ku pun mengenal mereka, Ruri Mawadahti dan Hamdyah Candra :)))